Dari Mimbar ke Media Digital: Kontinuitas dan Pergeseran Tradisi Ilmiah dalam Dakwah Islam

Penulis

  • Salim Rahmatullah UIN Mataram
  • Jamaluddin UIN Mataram

Kata Kunci:

dakwah digital, mīmbar, tradisi ilmiah, otoritas keagamaan, literasi media.

Abstrak

Transformasi media komunikasi global telah menghasilkan perubahan mendasar dalam praktik dakwah Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontinuitas dan pergeseran tradisi ilmiah dakwah dalam transisi dari dakwah berbasis mīmbar menuju dakwah digital. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini membandingkan karakteristik epistemik, otoritas keagamaan, metode penyampaian, serta bentuk interaksi jamaah pada dua model dakwah tersebut. Hasil analisis menunjukkan adanya kontinuitas pada aspek orientasi keilmuan, rujukan pada sumber-sumber klasik Islam, serta tujuan dakwah sebagai media penyebaran ilmu dan pembinaan umat. Namun demikian, ditemukan pula pergeseran signifikan, terutama dalam struktur otoritas keagamaan yang semakin terdesentralisasi, bentuk penyajian pesan yang lebih ringkas dan visual, serta pola interaksi yang lebih terbuka dan dua arah melalui media digital. Dakwah digital memperluas jangkauan dan aksesibilitas pesan Islam, tetapi menimbulkan tantangan terkait validitas pengetahuan, otoritas keagamaan, dan kedalaman kajian. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi media dan literasi agama, serta penerapan model dakwah hibrid yang memadukan keunggulan dakwah mīmbar dan media digital untuk menjaga integritas tradisi ilmiah Islam sekaligus memenuhi kebutuhan dakwah di era digital. Temuan ini diharapkan menjadi pijakan bagi studi lanjutan dan pengembangan strategi dakwah yang adaptif dan tetap kokoh secara epistemik.

Diterbitkan

2025-12-31

Terbitan

Bagian

Articles