KARAKTERISTIK MANUSKRIP AL-QUR’AN SYEKH BINTUNGAN TINGGI: ANALISIS KODIKOLOGI DAN TEKSTOLOGI

Penulis

  • Hijrah Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Nurul Fadillah Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Kata Kunci:

Qur’an, codicology, manuscripts, Sheikh Bintungan Tinggi, textology

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik Manuskrip Syekh Bintungan Tinggi melalui analisis kodikologi dan tekstologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Metode pengumpulan data dibagi menjadi dua, yaitu data primer yang diperoleh dari observasi langsung terhadap manuskrip, dan data sekunder yang diambil dari sumber-sumber literatur terkait. Teknik pengumpulan data mencakup analisis fisik manuskrip, termasuk bahan, ukuran, dan penulisan, serta pendekatan tekstologis yang membandingkan variasi bacaan dengan manuskrip Al-Qur’an lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa manuskrip ini memiliki nilai estetika dari penggunaan warna tinta yang kontras dan beberapa ilustrasi di beberapa halaman dalam manuskrip. Hal ini mencerminkan tradisi penulisan lokal yang kaya. Manuskrip ini menggunakan rasm Imla’i, dan qira’at Imam ‘Ashim Riwayat Hafs. Selain itu, analisis tekstologi mengungkapkan adanya variasi dalam bacaan yang penting untuk memahami perkembangan dan penyebaran Al-Qur’an di Nusantara. Temuan ini memberikan wawasan baru tentang nilai historis dan kultural manuskrip tersebut, serta kontribusinya terhadap studi naskah kuno di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian lebih lanjut mengenai manuskrip Al-Qur’an dan pelestariannya.

Diterbitkan

2026-06-30

Terbitan

Bagian

Articles