Lembaga Pendidikan Klasik sebagai Pusat Pengembangan Sains dan Peradaban Islam

Lembaga Pendidikan Klasik sebagai Pusat Pengembangan Sains dan Peradaban Islam

Penulis

  • Ruwaida Universitas Islam Negeri Mataram
  • Jamaluddin Universitas Islam Negeri Mataram
  • Ismail Universitas Islam Negeri Mataram

Kata Kunci:

Lembaga pendidikan klasik, Sains, Peradaban Islam

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lembaga pendidikan Islam klasik sebagai pusat pengembangan sains dan peradaban serta relevansinya terhadap pendidikan modern. Melalui metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan historis-sosiologis, penelitian ini menelaah institusi-institusi seperti al-Shuffah, kuttab, madrasah Nizhamiyah, Al-Azhar, Bait al-Hikmah, perpustakaan, dan observatorium yang telah membentuk tradisi keilmuan Islam pada masa klasik (650–1250 M). Hasil kajian menunjukkan bahwa lembaga-lembaga tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat transmisi pengetahuan, tetapi menjadi pusat riset, penerjemahan karya asing, dialog ilmiah, dan pengembangan ilmu baru. Pendidikan klasik mengintegrasikan ilmu agama dan rasional, menanamkan nilai etika dan spiritualitas, serta melahirkan ilmuwan multidisipliner seperti Al-Khawarizmi, Ibnu Sina, Al-Biruni, Ibnu Rushd, dan lainnya yang kontribusinya menjadi fondasi bagi perkembangan sains modern dan Renaisans Eropa.

Diterbitkan

2026-06-30

Terbitan

Bagian

Articles